Profil
Negara Singapura

Nama
internasional : Republic of Singapura
Luas
wilayah : ± 692,7 km2
Ibu kota
: Singapura
Bentuk
pemerintahan : Republik Parlementer
Hari
kemerdekaan : 9 Agustus 1965
Kepala
negara : Presiden
Kepala pemerintahan
: Perdana
menteri
Lagu
kebangsaan : Majulah Singapura
Bahasa : Melayu, Cina, Inggris, dan Tamil
Agama
mayoritas : Islam, Konghucu, Budha, Hindu, dan Kristen
Mata
uang : Dolar Singapura (SS)
Perekonomian
Singapura
Singapura memiliki pasar ekonomi
yang maju dan terbuka dengan pendapatan per kapita kelima tertinggi di dunia.
Pelaku ekonomi Singapura merupakan pelaku ekonomi yang paling kompetitif di
dunia. Bidang ekspor, perindustrian, dan jasa merupakan sektor yang penting dalam
ekonomi Singapura. Komoditas ekspor Singapura adalah barang-barang elektronik,
bahan-bahan konstruksi, dan lain-lain. Komoditas impornya adalah bahan makanan,
minyak bumi, dan bahan-bahan baku industri. Pemerintah Singapura menetapkan
simpanan uang yang tinggi dengan memperkenalkan sistem penyimpanan uang yang
wajib kepada para pekerja. Dengan sistem ini, Singapura menempati peringkat
ke-18 negara terkaya di dunia. Singapura mempunyai simpanan dana cadangan
sebesar US$139 miliar. Singapura juga menjadi pusat jasa keuangan dunia.
Keadaan
Penduduk
Singapura merupakan salah satu
negara yang paling padat di dunia. Sekitar 85% dari rakyat Singapura tinggal di
rumah susun dan apartemen yang disediakan oleh dewan pengembangan perumahan
Singapura. Penduduk Singapura memiliki standar hidup yang tinggi. Berbagai
fasilitas umum tersedia dan berstandar internasional. Mayoritas penduduk
Singapura adalah etnis Tionghoa, sedangkan penduduk lain adalah etnis Melayu
merupakan penduduk asli dan etnis India. Berbagai etnis ini dapat hidup
berdampingan. Ini dibuktikan dengan adanya berbagai perayaan yang terdapat di
Singapura, seperti tahun baru Imlek, hari Waisak, hari raya puasa, hari raya
haji, Deepavali, dan natal. Perayaan hari-hari besar di Singapura tersebut
merupakan daya tarik wisata.
Tingkat
Pendidikan
Pendidikan yang unggul menjadi
kunci pertumbuhan dan perkembangan masyarakat Singapura. Singapura menjadi
pusat pendidikan dunia selama bertahun-tahun. Sistem pendidikan bertujuan
memenuhi kebutuhan individual dan mengembangkan bakat. Sekolah-sekolah
Singapura menerapkan kebijakan dua bahasa. Kurikulum pendidikan disusun untuk
mengembangkan inovasi dan semangat kewiraswastaan. Sekolah di Singapura juga
memiliki standar yang tinggi, terutama untuk bidang matematika dan ilmu
pengetahuan.
TINGKAT
KESEHATAN
Sekitar 70-80% dari
Singapura mendapatkan perawatan medis mereka dalam sistem kesehatan masyarakat.
Pemerintah secara keseluruhan pengeluaran kesehatan untuk jumlah% hanya 3-4
dari PDB tahunan, sebagian karena pengeluaran pemerintah pada kesehatan dalam
sistem swasta sangat rendah.Singapura saat ini memiliki tingkat kematian bayi
terendah di dunia (hanya bisa disamai oleh Islandia) dan di antara harapan
hidup tertinggi sejak lahir, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, Singapura
memiliki "salah satu sistem kesehatan yang paling sukses di dunia, baik
dari segi efisiensi dalam pembiayaan dan hasil yang dicapai dalam hasil
kesehatan masyarakat," menurut sebuah analisis oleh perusahaan konsultan
global yang Watson Wyatt. Pemerintah teratur menyesuaikan kebijakan untuk aktif
mengatur "pasokan dan harga dari pelayanan kesehatan di negara" dalam
upaya untuk menjaga harga di cek. Namun,
Untuk sebagian besar pemerintah
tidak secara langsung mengatur biaya perawatan medis swasta. Biaya ini sebagian
besar tunduk pada kekuatan pasar, dan sangat beragam dalam sektor swasta,
tergantung pada spesialisasi medis dan layanan yang disediakan.
